Merasa program penurunan berat badan sangat sulit untuk dijalankan? Tak usah cemas, ada cara mudah untuk menurunkan berat badan.
Hanya dengan perubahan kecil pada pola makan, Anda bisa menurunkan berat badan. Akan tetapi, jangan berharap dengan cara ini Anda akan cepat menurunkan berat badan. Pasalnya, upaya penurunan berat badan ini hanya membuat tujuan penurunan berat badan lebih realistis.
Weight-Loss Information Network membeberkan cara mudah menurunkan berat badan, sebagaimana dilansir Healthmonitor:
- Jangan pernah melewatkan sarapan setiap hari
- Setiap kali Anda ingin mengonsumsi makanan, pastikan setengah porsinya berisi sayuran dan buah.
- Jika Anda mengonsumsi susu, pilihlah produk susu bebas lemak atau minimal rendah lemak.
- Konsumsilah biji-bijian sebagai camilan sehat saat rasa lapar muncul di tengah aktivitas Anda. Sebagai contoh, pasta gandum, oatmeal, dan beras merah.
- Batasi mengonsumsi permen, kue, dan minuman yang mengandung banyak gula.
AdsC
Kamis, 05 Juni 2014
Jumat, 30 Mei 2014
lampu mengakibatkan obesitas
Penelitian menunjukkan bahwa tidur dengan lampu menyala berhubungan dengan peningkatan berat badan. Rupanya bukan kali ini saja tidur dikaitkan dengan kegemukan ataupun masalah kesehatan lainnya.
Sejumlah penelitian telah membuktikan pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas. Masalah pada tidur bisa meningkatkan risiko berbagai dampak tidak terduga, termasuk kegemukan seperti yang ditemukan oleh para ilmuwan baru-baru ini.
Masalah-masalah kesehatan yang pernah dikaitkan dengan tidur antara lain sebagai berikut, seperti dirangkum detikHealth, Jumat (30/5/2014).
1. Kurang tidur bikin gemuk
Dampak kurang tidur terhadap berat badan bisa dilihat dari 2 sisi. Di satu sisi, kurang tidur mengurangi kemampuan otak untuk mengontrol rasa lapar dan kenyang. Nafsu makan dan efek lapar juga meningkat, seperti diungkap para peneliti dari Uppsala University, Swedia.
Namun di sisi lain, ilmuwan menganggap kurang tidur bisa menghambat pelepasan hormon pertumbuhan. Hormon tersebut cenderung lebih aktif saat tidur, sehingga orang yang kurang tidur menjadi lebih susah gemuk. Mana yang benar?
2. Gemuk Lebih Banyak Ngorok
Lemak berlebih pada orang gemuk menyebabkan saluran napas mudah mengalami penyempitan saat tidur berbaring. Saluran napas yang menyempit membuat aliran udara tidak lancar, kemudian menyebabkan getaran suara yang terdengar sebagai dengkuran.
3. Henti Napas 400 kali
Sleep apnea atau henti napas saat tidur lebih sering dialami orang-orang dengan masalah kegemukan. Biasanya ditandai dengan gejala ngorok, meski tidak selalu demikian. Paling mudah, gangguan ini bisa dikenali dari kondisi yang tidak pernah segar meski tidur lama.
"Rekan saya sesama dokter badannya gemuk, kalau tidur sering gelagapan. Waktu dimonitor pernapasannya, dia kaget karena napasnya berhenti sampai 400 kali," ungkap pakar obesitas, Dr Samuel Oetoro, MS, SpGK dalam sebuah wawancara dengan detikHealth.
4. Gemuk karena Lampu Menyala
Mematikan lampu selama tidur tidak hanya menghemat energi listrik. Langkah sederhana ini juga menyelamatkan kesehatan karena bisa mengurangi risiko kegemukan. Sebuah penelitian di Institute of Cancer Research di London mengungkap bahwa perempuan cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih besar jika tidur dengan lampu menyala.
Sejumlah penelitian telah membuktikan pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas. Masalah pada tidur bisa meningkatkan risiko berbagai dampak tidak terduga, termasuk kegemukan seperti yang ditemukan oleh para ilmuwan baru-baru ini.
Masalah-masalah kesehatan yang pernah dikaitkan dengan tidur antara lain sebagai berikut, seperti dirangkum detikHealth, Jumat (30/5/2014).
1. Kurang tidur bikin gemuk
Dampak kurang tidur terhadap berat badan bisa dilihat dari 2 sisi. Di satu sisi, kurang tidur mengurangi kemampuan otak untuk mengontrol rasa lapar dan kenyang. Nafsu makan dan efek lapar juga meningkat, seperti diungkap para peneliti dari Uppsala University, Swedia.
Namun di sisi lain, ilmuwan menganggap kurang tidur bisa menghambat pelepasan hormon pertumbuhan. Hormon tersebut cenderung lebih aktif saat tidur, sehingga orang yang kurang tidur menjadi lebih susah gemuk. Mana yang benar?
2. Gemuk Lebih Banyak Ngorok
Lemak berlebih pada orang gemuk menyebabkan saluran napas mudah mengalami penyempitan saat tidur berbaring. Saluran napas yang menyempit membuat aliran udara tidak lancar, kemudian menyebabkan getaran suara yang terdengar sebagai dengkuran.
3. Henti Napas 400 kali
Sleep apnea atau henti napas saat tidur lebih sering dialami orang-orang dengan masalah kegemukan. Biasanya ditandai dengan gejala ngorok, meski tidak selalu demikian. Paling mudah, gangguan ini bisa dikenali dari kondisi yang tidak pernah segar meski tidur lama.
"Rekan saya sesama dokter badannya gemuk, kalau tidur sering gelagapan. Waktu dimonitor pernapasannya, dia kaget karena napasnya berhenti sampai 400 kali," ungkap pakar obesitas, Dr Samuel Oetoro, MS, SpGK dalam sebuah wawancara dengan detikHealth.
4. Gemuk karena Lampu Menyala
Mematikan lampu selama tidur tidak hanya menghemat energi listrik. Langkah sederhana ini juga menyelamatkan kesehatan karena bisa mengurangi risiko kegemukan. Sebuah penelitian di Institute of Cancer Research di London mengungkap bahwa perempuan cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih besar jika tidur dengan lampu menyala.
Sabtu, 17 Mei 2014
Inilah Daftar Pemenang Indonesian Movie Awards 2014
Penghargaan bagi insan perfilman di tanah air telah digelar Rabu (14/5/2014) lalu. Acara tersebut berlangsung di daerah Kebon Jeruk, Jakarta.
Dewan juri dalam acara tersebut antara lain Didi Petet, Leila Chudori, Salman Aristo, Alex Komang ,dan Aditya Gumay. Dalam ajang tersebut, terdapat dua kategori pilihan yakni pilihan dewan juri dan pilihan pemirsa yang diambil sesuai polling sms.
Nama Joe Taslim dan Ayushita terpilih menjadi pemeran utama terbaik. Joe Taslim berperan baik pada film La Tahzan. Dia dipilih karena pilihan dewan juri. Sedangkan Ayushita terpilih melalui film Why They Don’t Talk About, When They Talk About Love.
Dewan juri dalam acara tersebut antara lain Didi Petet, Leila Chudori, Salman Aristo, Alex Komang ,dan Aditya Gumay. Dalam ajang tersebut, terdapat dua kategori pilihan yakni pilihan dewan juri dan pilihan pemirsa yang diambil sesuai polling sms.
Nama Joe Taslim dan Ayushita terpilih menjadi pemeran utama terbaik. Joe Taslim berperan baik pada film La Tahzan. Dia dipilih karena pilihan dewan juri. Sedangkan Ayushita terpilih melalui film Why They Don’t Talk About, When They Talk About Love.
Langganan:
Postingan (Atom)
Kostum Para Pahlawan Marvel dalam FILM INFINTY WAR
‘Marvel Cinematic Universe’, film ‘Avengers: Infinity War‘ memang disiapkan sebagai film yang sangat spesial.Tak tanggung-tanggung total 2...
-
Pada tutorial Photoshop kali ini kita akan mencoba merubah warna pakaian dengan langkah yang sangat mudah: 1.Jalankan Photoshop , File – O...